Ketika Diego, anakku, lahir, aku harus mengesampingkan penyakit-penyakitku. Anakku sangat rewel, suamiku sedang bekerja, dan aku sangat sibuk. Bayi itu sama sekali tidak memberi saya waktu istirahat, dia selalu berada di pelukan saya. Kemudian dia tumbuh besar, mulai merangkak, dan segalanya menjadi semakin sulit. Tanpa disadari, dia sudah mencoba pasir dari kotak pasir kucing atau mencicipi sepatu ayahnya. Dulu aku menghabiskan hari-hariku dengan terus bergerak, dan di malam hari aku hampir tidak bisa bergerak sama sekali.